Category Archives: Jurnal Penelitian

ANALISIS EFISIENSI PEMASARAN NILAM

ANALISIS EFISIENSI PEMASARAN  NILAM

 (STUDI KASUS PADA USAHATANI TANAMAN NILAM DESA KALIMANIS, KECAMATAN DOKO, KABUPATEN BLITAR)

The Analysis of Patchouli Marketing Efficiency

(A Case Study of Patchouli Farming at Kalimanis Village, Doko Subdistrict, Blitar Regency)

Oleh :

 Denny Jose Swandi Manik

Ir. Agustina Shinta H. W. MP

 Fitria Dina Riana SP. MP

 

Program Studi Agribisnis, Jurusan Sosial Ekonomi,

Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

ABSTRACT

Marketing is a sequence of activity or service that move a product from producer to the consumer. The objectives of this research are: (1) to describe the marketing channel of patchouli (2) to analyze the efficiency rate of patchouli farming marketing system  based on marketing margin, (3) to analyze the efficiency rate of patchouli marketing channel . There are three marketing channels of patchouli consist of : (1) farmer to consumer, (2) farmer to farmer group to consumer, and (3) farmer to cooperative to consumer. Marketing functions conducted by marketing agency were exchange function (sell and buy) and physical function (transportation and load-unload). In the second marketing channel, marketing margin total only reached for Rp 200.00/kg, while margin total in third marketing channel achieve to Rp 500.00/kg. Price share accepted by farmer in the second marketing channel is 95.24 %, while in third marketing channel is 88.89 %. The highest share for the farmer was found in second marketing channel. Whole patchouli marketing channels are efficient if the price efficiency is analyzed. It is evident because price differential rate is higher than cost total rate needed for transport. If the operational efficiency is considered, the cooperative in the third marketing channel is efficient. It is so because this marketing agency is delivering the patchouli leaf based on the capacity of pickup.

ABSTRAK

Pemasaran merupakan suatu runtutan kegiatan atau jasa yang dilakukan untuk memindahkan suatu produk dari titik produsen ke titik konsumen. Tujuan penelitian ini adalah (1) Mengetahui saluran pemasaran nilam, (2) Menganalisa tingkat efisiensi dalam sistem pemasaran usahatani nilam berdasarkan marjin pemasaran, (3) Menganalisa tingkat efisiensi dalam saluran pemasaran nilam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa saluran pemasaran nilam yang terdapat di daerah penelitian ada 3 (tiga) saluran yaitu: (1) Petani – Konsumen (Penyuling); (2) Petani – Kelompok Tani – Konsumen (Penyuling); (3) Petani – Koperasi – Konsumen (Penyuling), sedangkan fungsi pemasaran yang dilakukan oleh lembaga pemasaran adalah fungsi petukaran (penjualan dan pembelian) dan fungsi fisik (transportasi dan bongkar muat).  Pada saluran pemasaran II, total marjin pemasaran hanya sebesar Rp. 200,00/kg, sedangkan total marjin yang terjadi pada saluran pemasaran III adalah sebesar Rp. 500,00/kg. Sedangkan share harga yang diterima oleh petani pada saluran pemasaran II sebesar 95,24% , dan saluran pemasaran III 88,89%.Nilai share tertinggi untuk petani terdapat pada saluran pemasaran II. saluran pemasaran nilam sudah efisien dilihat dari analisis efisiensi harga karena seluruh nilai selisih harga lebih besar daripada nilai total biaya yang dibutuhkan dalam pengangkutan. efisiensi operasionalnya dapat diketahui bahwa koperasi pada saluran pemasaran III sudah efisien. Hal tersebut disebabkan koperasi sebagai lembaga pemasaran pada saluran III mampu mengangkut daun nilam sesuai dengan kapasitas yang dapat diangkut oleh pick up.